Budaya Perencanaan di Belanda: Membentuk Tatanan Masyarakat Idaman

Judul: The Self-Made Land: Culture and Evolution of Urban and Regional Planning in The Netherlands Penulis: Hans van der Cammen dan Len De Klerk (dengan Gerhard Dekker dan Peter Paul Witsen); Tahun terbit: 2012; Penerbit: Spectrum, Houten; ISBN: 978 90 491 07017; Halaman: 484 The Self-Made Land merunut sejarah perkembangan perencanaan ruang di Belanda dalam … Lanjutkan membaca Budaya Perencanaan di Belanda: Membentuk Tatanan Masyarakat Idaman

J.M. de Casseres: Penemu ‘Planologi’

Di Indonesia, istilah 'planologi' tidak sepopuler dibandingkan tempat asalnya, Belanda. Bahkan, istilah ini seperti disalahartikan. Dari sejumlah webblog (berbahasa Indonesia) yang saya baca, mereka umumnya menjelaskan 'kegelisahan' atas dua hal. Pertama, 'planologi' diartikan berbeda dari yang seharusnya sebagai ilmu tentang tanaman atau ilmu tentang pesawat. Kedua, 'planologi' dilekatkan dengan kata 'teknik' di depannya. Seperti halnya … Lanjutkan membaca J.M. de Casseres: Penemu ‘Planologi’

Eindhoven Glow: Festival di Kota Paling Inovatif di Eropa

Antara tanggal 9 s.d. 16 November 2019, Eindhoven, kota di selatan Belanda, mengadakan festival tahunannya: Eindhoven Glow. Seperti tahun-tahun sebelumnya, Eindhoven Glow menarik para pengunjung domestik maupun internasional. Dalam festival ini, penyelenggara mengadakan pertunjukan dan instalasi pencahayaan di bagian-bagian kota. Festival dimulai menjelang malam hari (18.30 waktu setempat) dan berakhir pada tengah malam (24.00). Eindhoven … Lanjutkan membaca Eindhoven Glow: Festival di Kota Paling Inovatif di Eropa

Antara Insiyur dan Perencana: Sejarah perencanaan guna lahan dan infrastruktur di Belanda

Judul: Builders and Planners: A history of land-use and infrastructure planning in the Netherlands Editor: Jos Arts, Ruud Filarski, Hans Jeekel, & Bert Toussaint; Tahun terbit: 2016; Penerbit: Eburon Academic Publishers, Delf, The Netherlands; Halaman: XI + 521; ISBM: 978-94-6301-031-3 Gagasan buku ini berasal dari momen penyatuan dua kementrian yang mengurusi pembangunan fisik pada tahun … Lanjutkan membaca Antara Insiyur dan Perencana: Sejarah perencanaan guna lahan dan infrastruktur di Belanda

Deltawerken: Megaproyek yang mengubah lansekap pesisir Belanda

Pada tahun 1953, badai besar di Samudra Atlantik mencapai pesisir Belanda dengan 20 persen areanya berada di bawah permukaan laut. Badai ini membuat air laut bergelombang. Tanggul-tanggul yang dibangun untuk melindungi permukiman di sekitar pesisir tidak mampu bertahan (terdapat 67 tanggul saat itu). Akibatnya, kawasan pesisir direndam air laut. Jumlah korban jiwa mencapai hampir 1.900 … Lanjutkan membaca Deltawerken: Megaproyek yang mengubah lansekap pesisir Belanda

Perpaduan Masa Lampau dan Masa Kini: Merencanakan Bagian Pinggir Kota-Kota Bersejarah di Belanda

Kota-kota di Belanda saat ini merupakan hasil dari sejarah masa lalu mereka. Awalnya, semua kota ini memiliki otonomi dalam mengurus wilayahnya dalam berbagai hal, antara lain: mata uang, hukum, dan pengelolaan prasarana. Kota-kota seperti Wageningen (Gambar 1) dan Zwolle, tumbuh sebagai kota dengan benteng yang mengelilingi untuk melindungi dari invansi militer kota-kota lainnya.Mulai periode Napoleon, Belanda … Lanjutkan membaca Perpaduan Masa Lampau dan Masa Kini: Merencanakan Bagian Pinggir Kota-Kota Bersejarah di Belanda

Arnhem: Kota Bersejarah di Tepian Sungai Rhein

Arnhem, ibukota provinsi Gelderland di bagian timur Belanda, mengambil peran sejarah penting semasa Perang Dunia II. Kota ini menjadi lokasi dimana tentara Sekutu yang dipimpin oleh Amerika Serikat dan Inggris berhasil memukul mundur tentara Jerman. Kota ini menjadi saksi upaya pembebasan Belanda dari upaya okupansi yang singkat. Saat ini  pada sudut- sudut kota berdiri monumen … Lanjutkan membaca Arnhem: Kota Bersejarah di Tepian Sungai Rhein

‘Green’ saja tidak cukup: Mengelola air dengan ‘Room for the River’ di Belanda

Selama ini perhatian kita untuk menjadikan kota lebih nyaman ditinggali adalah dengan meningkatkan luasan ruang terbuka hijau (RTH) atau disebut sebagai green infrastructure (infrastruktur hijau). Fungsinya adalah sebagai penyeimbang neraca air tanah, pengurangan potensi banjir, dan mendukung keberlanjutan ketersediaan air. Berbagai studi menunjukkan kota-kota besar dan metropolitan di Indonesia hanya mampu menyediakan kurang dari 20%. Sebagai … Lanjutkan membaca ‘Green’ saja tidak cukup: Mengelola air dengan ‘Room for the River’ di Belanda

Mengapa Pindah Ibukota Negara adalah Opsi yang lebih ‘Sustainable’?

Sejak diumumkan oleh Presiden Jokowi pada tanggal 26 Agustus 2019 (lihat: Kompas.com (1/9/2019)), perpindahan ibukota negara (IKN) ke luar Jawa (Kalimantan Timur) memunculkan argumen pro dan kontra. Perpindahan ini diputuskan dengan setidaknya tiga alasan utama. Pertama adalah terkait dengan risiko bencana (gempa bumi, banjir, gunung berapi, dan tanah) yang minim. Kedua adalah letaknya yang strategis, … Lanjutkan membaca Mengapa Pindah Ibukota Negara adalah Opsi yang lebih ‘Sustainable’?

Sungai Rhein di Wageningen: Mengelola Air, Menyelamatkan Kota dan Kehidupan

Selama saya tinggal di Wageningen, saya selalu menyempatkan diri untuk berekreasi bersama keluarga ke pinggiran Sungai Rhein pada musim panas. Sungai Rhein sering saya baca dalam buku-buku geografi dunia ketika masih berusia anak-anak. Yang saya ingat saat itu, sungai Rhein membentang sebagai salah satu terpanjang di dunia, mengalir dari Swiss dan bermuara di Samudera Atlantik. … Lanjutkan membaca Sungai Rhein di Wageningen: Mengelola Air, Menyelamatkan Kota dan Kehidupan